Satuan Lalu Lintas Polres Klaten menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di Simpang Empat RS Suradji Tirtonegoro Klaten, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Klaten.
Sosialisasi yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Klaten bersama jajaran anggota. Petugas memberikan imbauan langsung kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, tentang pentingnya disiplin, kelengkapan berkendara, serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan.
Operasi Keselamatan Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Kegiatan ini mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif guna membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Klaten menyasar sejumlah pelanggaran prioritas. Di antaranya pengendara dan pembonceng sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, pelanggaran melawan arus, hingga menerobos lampu lalu lintas.
Selain itu, pengemudi yang berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol serta kendaraan yang tidak laik jalan juga menjadi perhatian utama. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban luka maupun korban jiwa.
Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto menegaskan bahwa operasi ini lebih menitikberatkan pada edukasi kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran untuk tertib berlalu lintas. Ia menyebut, perubahan perilaku pengendara menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan.
"Kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Harapannya, melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Klaten dapat menurun secara signifikan serta fatalitas korban kecelakaan bisa ditekan." AKP Suwoto.
Ia menambahkan, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama setiap kali berkendara.
Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau aman, lancar, dan tertib. Polres Klaten berharap sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat di tengah masyarakat Kabupaten Klaten.