Polda Jateng, Kabupaten Semarang | Aksi kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan kembali ditunjukkan oleh jajaran polisi lalu lintas dari Ditlantas Polda Jateng selama masa Operasi Patuh Candi 2026. Kali ini, upaya tersebut dilakukan oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jateng yang memberikan pertolongan kepada keluarga yang kendaraannya mengalami mogok di tengah cuaca terik jalan tol pada Rabu (4/11/2026) siang.
Peristiwa tersebut bermula saat dua orang petugas PJR Kijang 2130 Subnit 1B Unit PJR Tol Banyumanik, Aiptu Slamet Riyadi dan Aiptu Agus Prasetyo, di tengah patroli rutin mendapati sebuah minibus berhenti di tepi jalan tol KM 465 jalur B dengan lampu hazard menyala.
Saat didatangi, petugas mendapati kendaraan tersebut mengalami overheat. Di dalamnya terdapat lima orang dewasa dan seorang balita. Tiga penumpang perempuan, termasuk seorang lansia, tampak kepanasan saat menunggu di dalam kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, petugas segera menawarkan bantuan dengan mempersilakan tiga perempuan dan seorang balita berpindah ke mobil patroli agar dapat menunggu di tempat yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, petugas turut mengecek sumber masalah overheat yang dialami mobil tersebut.
“Karena kondisi kendaraan tidak memungkinkan dilakukan perbaikan di tempat, petugas kemudian menghubungi mobil derek untuk membawa kendaraan menuju Exit Tol Salatiga. Sementara para penumpangnya dibawa menggunakan mobil patroli agar tidak terlalu lama menunggu di tengah cuaca panas,” jelas Panit 1B Unit PJR Ditlantas Polda Jateng Iptu Joko Siswanto, berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas di lapangan.
Iptu Joko mengatakan, tindakan tersebut merupakan bentuk kepedulian personel PJR dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya ketika menghadapi situasi darurat selama perjalanan.
Setibanya di Exit Tol Salatiga, petugas tidak langsung meninggalkan pemilik kendaraan. Mereka turut membantu menghubungi mekanik agar kendaraan segera mendapatkan penanganan dan dapat kembali digunakan untuk melanjutkan perjalanan. Para penumpang juga dipersilakan beristirahat di dalam ruangan sembari menunggu proses perbaikan.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengapresiasi respons cepat dan kepedulian personel PJR tersebut. Menurutnya, Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada peningkatan kepatuhan dan penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga mendorong kehadiran polisi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama. Kami mengapresiasi anggota yang peka terhadap kondisi masyarakat dan mengambil langkah cepat untuk memberikan pertolongan. Inilah wujud pelayanan kepolisian yang humanis, di mana kehadiran polisi harus bisa memberikan rasa aman dan menjadi solusi bagi masyarakat,” ungkap Kabid Humas di Mapolda Jateng pada Jumat, (6/11/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian, termasuk mesin, sistem pendingin, ban dan kelengkapan keselamatan lainnya. Apabila mengalami gangguan di jalan tol, masyarakat diharapkan segera menghubungi petugas agar mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat.
Peristiwa tersebut bermula saat dua orang petugas PJR Kijang 2130 Subnit 1B Unit PJR Tol Banyumanik, Aiptu Slamet Riyadi dan Aiptu Agus Prasetyo, di tengah patroli rutin mendapati sebuah minibus berhenti di tepi jalan tol KM 465 jalur B dengan lampu hazard menyala.
Saat didatangi, petugas mendapati kendaraan tersebut mengalami overheat. Di dalamnya terdapat lima orang dewasa dan seorang balita. Tiga penumpang perempuan, termasuk seorang lansia, tampak kepanasan saat menunggu di dalam kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, petugas segera menawarkan bantuan dengan mempersilakan tiga perempuan dan seorang balita berpindah ke mobil patroli agar dapat menunggu di tempat yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, petugas turut mengecek sumber masalah overheat yang dialami mobil tersebut.
“Karena kondisi kendaraan tidak memungkinkan dilakukan perbaikan di tempat, petugas kemudian menghubungi mobil derek untuk membawa kendaraan menuju Exit Tol Salatiga. Sementara para penumpangnya dibawa menggunakan mobil patroli agar tidak terlalu lama menunggu di tengah cuaca panas,” jelas Panit 1B Unit PJR Ditlantas Polda Jateng Iptu Joko Siswanto, berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas di lapangan.
Iptu Joko mengatakan, tindakan tersebut merupakan bentuk kepedulian personel PJR dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya ketika menghadapi situasi darurat selama perjalanan.
Setibanya di Exit Tol Salatiga, petugas tidak langsung meninggalkan pemilik kendaraan. Mereka turut membantu menghubungi mekanik agar kendaraan segera mendapatkan penanganan dan dapat kembali digunakan untuk melanjutkan perjalanan. Para penumpang juga dipersilakan beristirahat di dalam ruangan sembari menunggu proses perbaikan.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengapresiasi respons cepat dan kepedulian personel PJR tersebut. Menurutnya, Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada peningkatan kepatuhan dan penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga mendorong kehadiran polisi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama. Kami mengapresiasi anggota yang peka terhadap kondisi masyarakat dan mengambil langkah cepat untuk memberikan pertolongan. Inilah wujud pelayanan kepolisian yang humanis, di mana kehadiran polisi harus bisa memberikan rasa aman dan menjadi solusi bagi masyarakat,” ungkap Kabid Humas di Mapolda Jateng pada Jumat, (6/11/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian, termasuk mesin, sistem pendingin, ban dan kelengkapan keselamatan lainnya. Apabila mengalami gangguan di jalan tol, masyarakat diharapkan segera menghubungi petugas agar mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat.
