Kab. Sukoharjo – Menjaga kedamaian di tengah keberagaman membutuhkan sikap saling menghormati dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Menyikapi dinamika sosial yang berkembang di Kabupaten Sukoharjo, Ketua MUI dan Ketua FKUB setempat mengajak masyarakat untuk mengedepankan moderasi beragama, toleransi, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Ketua Umum MUI Kabupaten Sukoharjo, Abdullah Faisal, mengimbau seluruh umat Islam untuk turut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Ia mengingatkan pentingnya mengedepankan ajaran agama yang moderat serta sejalan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, sikap tawasuth atau moderat perlu terus ditanamkan agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai meskipun memiliki latar belakang dan kelompok yang berbeda.
“Sudah menjadi keputusan kita bersama-sama untuk tawasuth, untuk menampilkan ajaran yang sangat moderat di Negara Kesatuan Republik Indonesia karena kita hidup secara damai dengan berbagai macam kelompok,” ujarnya.
Senada, Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Zainul Abbas, mengajak seluruh pemeluk agama untuk menjaga kerukunan, keamanan, dan kedamaian di tengah dinamika sosial serta berbagai informasi yang berkembang di media sosial. Ia menekankan pentingnya toleransi dan saling pengertian agar perbedaan tidak mengganggu hubungan baik antarumat beragama.
Zainul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tenteram. Sementara itu, proses penanganan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat diharapkan dapat dipercayakan kepada aparat penegak hukum untuk dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.